

Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon didampingi anggotanya saat memusnahkan barang bukti narkoba jenis ganja di Mapolres Jayapura, Rabu (9/6). (FOTO: Dok polisi)
SENTANI-Sat Narkoba Polres Jayapura berhasil membekuk dua pelajar yang menjadi kurir Narkoba. Kedua pelajar tersebut masing-masing berinisial AK (18) dan YK (18).
Keduanya ditangkap oleh jajaran Polres Jayapura di Hawai Sentani ketika melaksanakan razia rutin di jalan Hawai Sentani.
“Dua tersangka ini ditangkap di Jalan Raya Hawai Sentani saat anggota melakukan razia rutin,” kata AKBP Viktor Mackbon di Mapolres, Rabu (9/6).
Dikatakan, dari tangan kedua pelaku tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti Narkoba jenis ganja 261,75 gram. Selanjutnya barang bukti tersebut sebagian besarnya dimusnahkan dan menyisakan sebagian kecilnya untuk dijadikan barang bukti.
“AK (18) dan YK (18) ini diketahui merupakan saudara sepupu, hendak pulang ke Kampung Nimbokrang dari arah Waena dengan membawa barang bukti ganja seberat 261,75 gram,” tutur Kapolres.
Dia menjelaskan, kronologi penangkapan kedua tersangka ini berawal ketika anggotanya yang sedang melakukan patroli rutin di area Jalan Hawai Sentani. Pada saat kejadian, kedua tersangka ini datang dari daerah Waena hendak menuju ke rumahnya di daerah Nimbokrang. Sesampainya di jalan Hawai Sentani, keduanya yang saat itu mengetahui adanya aktivitas petugas kepolisian berusaha menghindar dan melarikan diri dari petugas. Polisi kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua pelaku itu. Pada saat diperiksa, keduanya diketahui membawa barang bukti narkotika jenis ganja sehingga selanjutnya polisi mengamankan keduanya untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
“Kedua pelaku kini telah mendekam di tahanan Mapolres Jayapura. Kami masih memburu satu pelaku lainnya yang masih DPO, diduga sebagai otak dari pengedaran ganja tersebut,” ucap Kapolres.
Kedua pelaku terancam Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP dengan pidana penjara paling lama 12 Tahun atau denda Rp 8 miliar. (roy/tho)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…