Categories: SENTANI

Gunakan Motor, Mayat Korban Dibuang di Maribu

Pengembangan Kasus Pembunuhan Pacar 

SENTANI-Identitas mayat wanita yang dibunuh dan dibuang dan ditemukan di sekitar kuburan Nasendi, Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Rabu (2/6), akhirnya terkuak setelah polisi melakuan  penyidikan. Diketahui, wanita yang menjadi korban pembunuhan kekasih gelapnya itu bernama Maya Sari Ely (27).

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Makbon dalam keterangan persnya di Mapolres Jayapura Rabu (9/6), menjelaskan, penyebab kematian korban karena dibunuh oleh kekasih gelapnya  GL (23), warga Apo Kali. Aksi pembunuhan itu dilakukan tersangka lantaran sakit hati karena tidak menyanggupi tuntutan yang seringkali diutarakan oleh korban kepadanya.

“Ini lebih kepada masalah ekonomi, karena pelaku ini tidak tahan dengan tuntutan yang sering disampaikan oleh korban sehingga dia emosi dan membunuh korban,” jelas Viktor Mackbon.

Lanjut dia, antara korban dan pelaku ini menjalin hubungan tanpa ikatan pernikahan selama 2 tahun belakangan. Peristiwa pembunuhan itu terjadi di tempat tinggal korban dan pelaku di daerah Kehiran, Rabu (2/6), malam. Awalnya keduanya terlibat pertengkaran, selanjutnya karena tersulut emosi, pelaku kemudian memukul korban sebanyak 3 kali dan mencekik lehernya kurang lebih sekitar 15 menit.

“Sampai korban ini meninggal dunia, jadi hanya dilakukan dengan tangan kosong,” jelasnya.

Setelah korban tewas, sempat didiamkan bersamanya seharian di kediamannya. Untuk menghilangkan jejak, keesokan harinya, Kamis (3/6), barulah pelaku  membuang  jenazah korban dengan dibawa menggunakan sepeda motornya ke kompleks kuburan Nasendi, Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat. 

Korban baru ditemukan oleh warga setempat pada Minggu (6/6), yang pada saat itu sedang mencari ternaknya. Tidak butuh waktu lama, bagi kepolisian untuk mengungkap pelaku dari kasus itu. Polisi berhasil menangkap GL, kekasih gelap korban. Dari hasil penyidikan, pelaku mengakui perbuatanya. Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diganjar dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Penyelundupan Vanili Senilai Rp1,7 Miliar Digagalkan

TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…

24 minutes ago

Dua Kelompok Massa di Wouma Kembali Bentrok

Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…

1 hour ago

Mimika Jadi Pasar Empuk Rokok Ilegal

Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…

2 hours ago

Bupati Mimika: Kelola Sampah Lewat Distrik, Pengusaha Bandel Izin Dicabut

Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu…

3 hours ago

Pastikan Sehat, Dinas Peternakan Mulai Pemeriksa Hewan Kurban

Untuk memastikan hewan yang akan disembeli pada hari Raya Kurban 1446 Hijriah dalam keadaan sehat…

4 hours ago

TSE Group Bangkitkan Semangat Generasi Papua

Komitmen TSE Group dalam mendukung kemajuan pendidikan di Papua Selatan terus menghadirkan dampak luar biasa…

5 hours ago