

Anggota Sat Narkoba Polres Jayapura ketika memusnahkan barang bukti ganja dari salah satu tersangka di Mapolres Jayapura, Rabu (7/4). ( FOTO: Dok polisi)
SENTANI- Satuan Narkoba Polres Jayapura memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 388,11 gram di halaman Mapolres Jayapura. Rabu, (7/4) pagi.
Kegiatan itu dihadiri Kasubbag Humas Iptu Iwan, SE bersama Kasat Narkoba Ipda Neovaldo Sitinjak, S.Trk dan disaksikan langsung perwakilan Kejaksaan Negeri Jayapura, Irmayani Tahir, SH, MH. Pemusnahan barang bukti ganja seberat 388,11 gram itu menghadirkan seorang tersangka berinisial IM (26).
Kasat Narkoba Ipda Neovaldo Sitinjak, S.Tr.k menjelaskan, pemusnahan barang bukti ganja tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil penyelidikan yang sudah rampung atau P21.
“Setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21 dan ada 1 gram untuk barang bukti di persidangan, sisanya seberat 388,11 kami musnahkan,” jelasnya.
Lanjut Kasat Narkoba, tersangka IM (26) ditangkap di rumah kosanya di daerah Kotaraja, pada 5 Maret 2021, tersangka mengaku membeli barang haram tersebut dari daerah Waris, Kabupaten Keerom.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 10 miliar. (roy/tho)
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…
Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…
Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…
Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…
Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…