

Mathius Awoitauw (FOTO: Robert cepos)
SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si mengatakan, pemberlakuan new normal dari pemerintah pusat yang diturunkan dan ditindaklanjuti oleh setiap daerah, termasuk Kabupaten Jayapura, bukan berarti seluruh masyarakat bisa beraktivitas normal sebagaimana biasanya.
“Ini harus dipahami secara baik oleh masyarakat bahwa new normal ini bukan berarti kita beraktivitas sebebas-bebasnya seperti sebelum adanya Covid- 19 ini, tidak seperti itu,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan di Sentani, Kamis (4/6).
Dia mengatakan, kebijakan new normal di tengah pandemi Covid-19 ini dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi persoalan atau dampak yang semakin buruk akibat adanya wabah ini, khususnya berkaitan dengan kondisi ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.
Dungkapkan, kebijakan new normal ini tetap mengacu pada aturan protokol kesehatan dan pada prinsipnya lebih diperketat lagi.
“Justru dengan adanya kebijakan new normal, penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat itu diperketat tiga kali lipat,” ujar Bupati Mathius.
Untuk itu, dia berharap kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura khususnya di zona merah dan zona kuning agar tetap patuh pada aturan protokol kesehatan pada saat beraktivitas di luar rumah. Masyarakat terus diminta untuk mematuhi aturan pembatasan aktivitas yang sampai dengan saat ini masih berlaku dari pagi sampai pukul 14.00 WIT siang.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus berdampingan dengan Covid-19, namun kita tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan yaitu dengan menggunakan masker jaga jarak dan rutin mencuci tangan,”tambahnya. (roy/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…