

Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo usai melihat-lihat kondisi Puskesmas Lereh yang mengalami kerusakan akibat ulah oknum warga yang mabuk, Jumat (31/12). (FOTO:Dok Klemens Hamo)
Ketua DPRD Minta Kapolres Aktifkan Kembali Polsek Induk di Kaureh
SENTANI- Kondisi Puskesmas Lereh yang berada di Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura mengalami kerusakan akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
Aksi pengrusakan terhadap bangunan atau fasilitas umum milik pemerintah tersebut dilakukan oleh oknum warga setempat pada tanggal 31 Desember 2021.
“Puskesmas Lereh rusak berat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo kepada media, Sabtu ( 1/1).
Diungkapkan Klemens Hamo, kerusakan ini juga bagian dari kelalaian anggota Polsek Kaureh, yang tidak pernah di tempat untuk melaksanakan tugasnya sebagai anggota polisi dan hal ini sudah berlangsung bertahun-tahun.”Kelalaian anggota Polsek Kaureh karena tidak pernah kantor di Polsek Induk,”ujarnya kesal.
Oleh karena itu dirinya meminta Kapolres Jayapura dan Polda Papua untuk mengaktifkan kembali Polsek induk di Kaureh. Karena sejauh ini akibat tidak adanya anggota yang bertugas, sering memicu terjadinya gangguan Kamtibmas, bahkan berujung pada pengrusakan fasilitas umum yang ada di wilayah tersebut.
“Saya selaku ketua DPRD kabupaten Jayapura memohon kepada Kapolres Jayapura Kapolda Papua aktifkan Polsek Induk Kaureh,”tandasnya. (roy/ary)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…