

SENTANI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura memastikan akan menunda kembali pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah, khususnya di wilayah sekitar Kota Sentani. Hal ini dilakukan menyusul tingginya kasus Covid-19 yang ditemukan di wilayah itu.
Ketua Komisi C DPRD Jayapura, Piet Haryanto Soyan mengatakan, pihaknya mendukung upaya Pemkab Jayapura untuk menunda pelaksanaan KBM tatap muka di sekolah, menyusul meningkatnya temuan kasus Covid-19 di wilayah Sentani Kota.
“Kami mendukung apa yang disampaikan oleh pemerintah terkait penundaan KBM tatap muka di sekolah, namun harus ada solusi yang diberikan,” ungkap Piet Soyan kepada media ini, Kamis (1/7).
Solusi yang dia maksud adalah ketika pemerintah menunda KBM tatap muka di sekolah, maka tentu akan kembali dialihkan dengan pembelajaran sistem online. Harus diketahui juga bahwa kegiatan belajar sistem online ini tidak semua dapat diakses oleh masyarakat. Sebagian masyarakat yang kurang mampu jelas belum bisa membeli atau memiliki fasilitas pendukung mulai dari HP, termasuk pulsa internetnya. Oleh karena itu, hal ini harus menjadi perhatian dari pemerintah, sehingga belajar online saat pandemi ini betul-betul bisa ada manfaatnya.
“Kalau kita pakai kembali online, bagus juga tetapi pemerintah harus pikir, tidak semua masyarakat di kota ini mampu membeli sarana pendukung mulai dari HP dan juga pulsanya. Ini yang harus dipikirkan oleh pemerintah,”tambahnya.(roy/tho)
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…
Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…
Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…
Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…
Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…