

Salah satu petugas saat mengevakuasi brankas dari mesin ATM BNI KCP Sentani, usai mesin ATM itu ikut terbakar dalam peristiwa kebakaran, Senin (2/5). Ft: Robert Mboik/cepos
SENTANI-Peristiwa kebakaran yang menghanguskan sejumlah ruko, ternyata ikut menghanguskan bangunan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Negara Indonesia (BNI) Sentani, Senin (2/5).
Kepala KCP BNI Sentani, Oktavina mengatakan, kebakaran itu pertama kali diketahui dari informasi yang disampaikan salah satu anggota security yang sedang bertugas di KCP BNI. “Kami dapat informasi pertama dari satpam yang sedang jaga, api mulai terbakar itu sekitar pukul 14.15 WIT selanjutnya merambat dan menghanguskan KCP BNI Sentani sekitar pukul 15.00 WIT,” jelas Oktavina kepada sejumlah wartawan disela sela kesibukanya, Senin (2/5).
Dia menjelaskan, seluruh perabot dan fasilitas pelayanan di KCP Sentani itu ludes terbakar. Namun untuk dokumen atau surat berharga berhasil diselamatkan. “Kami sudah cek, untuk brankas, aman. Administrasi juga aman, kerugian belum bisa kita nilai sekarang, tapi semua sudah dicover sama asuransi,” jelasnya.
Lanjut dia, saat kejadian itu, aktivitas pelayanan di kantor memang sedang libur dan itu akan berlangsung sampai Senin 9 Mei nanti. Menurutnya, meskipun kantor pelayanan KCP itu sudah hangus terbakar, namun pelayanan kepada nasabah dipastikan tetap dijalankan sesuai jadwal yakni pada saat hari masuk kantor pada 9 Mei nanti.
“Untuk pelayanan kami, tadi juga sudah diinfokan, ada mobil layanan gerak (BLG),nanti akan ditempatkan disini, plus nanti akan dibantu dari kantor kas Kemiri,” imbuhnya.
Dia menambahkan, untuk brankas, dokumen dan surat surat berharga sudah langsung dievakuasi dari lokasi kebakaran. Polisi juga sudah memasang garis polisi. (roy).
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…