

Sejumlah pegawai Dishub Kabupaten Sarmi saat mendengarkan arahan dari kadishub Sarmi, Anton Siga, Senin (26/5). Mboik/ Cepos
SARMI-Meski rencana penerapan absensi online bagi ASN di Kabupaten Sarmi baru akan dilaksanakan secara resmi mulai 1 Juni 2025, namun Dinas Perhubungan (Dishub) Sarmi sudah mengambil langkah lebih awal.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sarmi, Anton Siga, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mulai menggunakan sistem absensi online sejak pagi hari ini, Senin (26/5). Ia bahkan menyebut bahwa dirinya menjadi pejabat pertama di Kabupaten Sarmi yang melakukan absensi secara online.
“Kadis Perhubungan sudah absen online pagi ini. Yang pertama di Kabupaten Sarmi,” ujarnya diselingi candaan saat berbicara kepada cenderwasih pos, Senin (26/5).
Anton menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Dishub untuk menjadi pelopor dalam disiplin kerja dan penerapan sistem berbasis digital di lingkungan pemerintahan.
“Mau yang terbaik, menjadi pelopor perubahan, menunjukkan kinerja cepat dan tepat,” lanjutnya.
Menurut Anton, hingga saat ini sudah ada tiga staf Dishub yang mulai menggunakan sistem absensi online, sementara lainnya masih dalam proses input data dan perbaikan perangkat.
“Menjadi pelopor dalam kedisiplinan bekerja, begitu,” tambahnya dengan semangat.
Langkah cepat yang diambil Dishub ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi OPD lain dalam menyambut era digitalisasi layanan dan sistem kerja di Kabupaten Sarmi.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…