Categories: SARMI

Warga Tak Berani Bermalam di Rumah

Tak Mau Tinggalkan Warga dalam Ketakutan, Bupati Sarmi Kunjungi Korban Banjir

SARMI – Kepala Distrik Apawer Hulu, Habel Awawiryam melaporkan dua rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat gempa susulan yang mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (19/10).

Laporan itu disampaikan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi, Darius Nari, di kantor BPBD pada Senin (20/10). Selain kerusakan bangunan, satu warga dilaporkan panik dan terjatuh dari pohon saat gempa terjadi.

Warga tersebut mengalami luka ringan dan telah mendapat pertolongan dari masyarakat setempat. Sementara itu, sebagian warga memilih untuk tetap waspada dengan tidak bermalam di dalam rumah.

Kepala BPBD Kabupaten Sarmi, Darius Nari menegaskan bahwa adanya korban cedera dalam insiden tersebut bukan akibat langsung dari guncangan gempa, melainkan karena kepanikan warga saat gempa susulan terjadi. “Sesungguhnya masyarakat yang terjatuh itu karena panik, bukan karena dampak fisik gempa,” jelas Darius Nari.

Ia juga menambahkan, wilayah Distrik Apawer Hulu merupakan salah satu distrik terjauh dari pusat gempa yang mengguncang Kabupaten Sarmi pada 16 Oktober lalu. Sejauh ini, tidak ditemukan adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa di wilayah tersebut.
BPBD Sarmi terus memantau perkembangan situasi di seluruh distrik dan berkoordinasi dengan aparat kampung untuk memastikan keamanan masyarakat pascagempa susulan yang masih berpotensi terjadi.

Sementara itu Bupati Sarmi, Dominggus Catue bersama Plt Sekda Kabupaten Sarmi, Eduard Dimomonmau dan Plt Kepala BPBD Kabupaten Sarmi melakukan kunjungan ke Kampung Safron Tane, Distrik Tor Atas, Minggu (19/10).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

11 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

19 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

20 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

24 hours ago