Menurutnya, tujuan awal dari kebijakan tersebut sebenarnya baik. Untuk mendorong peningkatan disiplin kerja dan pelayanan publik. Namun, hasilnya belum sebanding dengan harapan.
“Kami mendukung bupati dan wakil bupati, tapi metode seperti ini perlu kita evaluasi ulang. Jangan sampai anggaran sebesar itu tidak berdampak apa-apa,” katanya lagi.
Ia menekankan, pelayanan prima bukan hanya soal uang, tapi soal kesadaran dan rasa tanggung jawab dari setiap ASN.
“Intinya, mari kita sama-sama punya kesadaran. Sama-sama miliki rasa tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat Sarmi,” tandasnya.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…