

Fredik Sunuk.(Foto: Mboik Cepos)
SARMI-Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sarmi, Fredik Sunuk, mengingatkan bahwa sejumlah aset peninggalan Perang Dunia II di wilayah Sarmi terancam hilang total jika tidak segera dilakukan upaya pemugaran dan perawatan.
Ia menyebut, banyak peninggalan sejarah yang tersebar di wilayah pesisir hingga yang tertimbun di dalam tanah dibiarkan begitu saja tanpa perawatan dan perhatian serius.
“Kalau tidak segera ditangani, aset-aset ini akan benar-benar hilang. Di anggaran perubahan ini kami sudah usulkan dana dan perencanaan untuk mulai melakukan pemugaran dan pendataan,” kata Fredik Sunuk, Senin (14/7).
Menurutnya, pendataan kembali sangat penting dilakukan mengingat sebagian besar situs atau barang bersejarah tersebut belum terinventarisir secara resmi.
“Ada yang di pesisir, ada juga yang terkubur. Ini perlu dicatat kembali dan diselamatkan. Karena ini bagian dari sejarah yang penting untuk dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.
Dinas Pariwisata menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya untuk pelestarian sejarah, tetapi juga bisa menjadi daya tarik wisata sejarah di masa mendatang, jika dikelola dengan baik.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…