Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama antara Disdukcapil, pemerintah distrik, dan kampung dalam melakukan pendataan serta validasi identitas kependudukan di seluruh wilayah Sarmi.
“Petugas kami terus turun ke kampung-kampung untuk memastikan seluruh warga, terutama OAP, memiliki dokumen kependudukan yang sah,” terang Ronaldy.
Ia menambahkan, dengan akurasi data yang semakin baik, pemerintah daerah kini memiliki dasar kuat dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat OAP. “Data kependudukan yang valid ini penting, karena menjadi acuan dalam penyaluran berbagai bantuan dan kebijakan berbasis data,” tandasnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kebijakan tersebut tertuang dalam Permenkomdigi Nomor 2 Tahun 2026 yang merupakan petunjuk teknis pelaksanaan dari…
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…