Sementara itu, kepala dinas Kominfo, Stephenson Derek menjelaskan, data 8000 dan 18 ribu yang tidak aktif itu merupakan akumulasi perhitungan tingkat kehadiran ASN selama satu bulan. Data tersebut diperoleh dari masing masing pegawai disetiap OPD.
“Jadi yang disampaikan pak bupati itu adalah akumulasi angka yang di gabungkan dari tanggal 1 sampai 31 Juni,”jelas Derek.
Dia mencontohkan, misalnya dalam satu hari kerja, semua OPD di Sarmi tercatat ada 400 orang yang aktif kantor, kemudian dihari kedua 300 orang, dan hari ke 600 orang. Maka kalau di jumlahkan dalam tiga hari itu berarti ada 1.300 orang yang hadir.
“Nah angka 18 ribu itu adalah angka hitungan secara keseluruhan dari tanggal 1 sampai 30 Juni,”pungkasnya.(roy)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bila banjir di tempat lain, bisa langsung surut seiring dengan berhentinya curah hujan dari langit,…
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…