Lanjutnya, Koperasi ini tidak berdiri sendiri. Mereka membangun kemitraan dengan kelompok tani, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), usaha swasta, hingga akademisi. Inilah pendekatan pentahelix, di mana semua pihak duduk bersama demi satu tujuan yaitu mensejahterakan rakyat.
Gubernur Meki menambahkan masuknya penerbangan Batik Air ke Papua Tengah menjadi momentum penting untuk mempercepat distribusi produk koperasi ke pasar regional, nasional, bahkan internasional.
“Ini kesempatan emas bagi kita untuk mengendalikan inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tambahnya.
Peluncuran Koperasi Merah Putih menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat Papua Tengah. Dengan penguatan kelembagaan ekonomi rakyat, ditambah peningkatan infrastruktur dan layanan transportasi, Papua Tengah bertekad menjadi pilar pembangunan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.
“Dengan koperasi, kita memastikan pertumbuhan ekonomi yang mengakar kuat di hati masyarakat melalui inklusi ekonomi,” pungkas Gubernur. (Theresia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…