

Norbertus Mote (CEPOS/THERESIA F. TEKEGE)
NABIRE-Pemerintah Provinsi Papua Tengah mencatat jumlah koperasi di wilayahnya mencapai sekitar 7.000 unit. Namun, data tersebut masih perlu diperbarui untuk memastikan koperasi yang terdaftar benar-benar aktif dan berjalan.
Kepala Dinas UMKM, Koperasi dan Perindustrian Papua Tengah, Norbertus Mote mengatakan, jumlah tersebut merupakan gabungan antara koperasi lama dan koperasi yang baru terbentuk, khususnya Koperasi Merah Putih.
“Koperasi yang terdaftar terakhir, khususnya Koperasi Merah Putih berjumlah 1.208 koperasi. “Sementara koperasi yang sebelumnya ada sekitar 6.000-an. Kalau digabungkan, jumlahnya sekitar 7.000 koperasi,” ujar Norbertus saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa, (27/1).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa data tersebut masih merupakan data sementara yang memerlukan pemutakhiran. Pasalnya, tidak semua koperasi dipastikan masih aktif beroperasi.
“Data ini harus kita update, karena pasti ada koperasi yang sudah tidak berjalan. Data yang ada sekarang ini juga merupakan limpahan dari provinsi induk,” katanya.
Page: 1 2
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…