Categories: PEGUNUNGAN

Evaluasi Pertama, Dinas Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua,SE, MSi dan Wakil Bupati Mathin Yogobi SH. M.Hum saat memimpin Evaluasi Kinerja Dinas Pendidikan Jayawijaya. ( FOTO: Denny/Cepos )

WAMENA- Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mulai melakukan evaluasi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam lingkungannya. Dimana yang mendapat giliran pertama dievaluasi adalah  Dinas Pendidikan dan akan disusul Dinas Kesehatan guna memaparkan pencapaian kinerja selama tahun 2019 lalu. Sebab,  dua OPD ini yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

  “Setelah saya dilantik tahun 2018 dan masuk 2019 itu sudah saya evaluasi tahap pertama untuk kinerja awal dan sekarang sudah setahun sehingga tahun 2020 saya ingin minta laporan kinerja dari Dinas Pendidikan untuk mengetahui apakah pendidikan di Jayawijaya berjalan dengan baik atau tidak,” beber Bupati Jayawijaya Kamis (30/1) kemarin 

   Usai evaluasi dengan Dinas Pendidikan, Kata Jhon Banua, akan disusul evaluasi  OPD yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Dinas Kesehatan, RSUD Wamena dan Pelayanan Publik lainnya yang menjadi Prioritas. “Kami memprioritaskan OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat lebih dulu untuk dievaluasi dan ini akan berjalan seluruh OPD untuk melihat kinerja mereka selama 1 tahun kemarin,”katanya.

  Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan Walden Hood Sinaga mengakui berdasarkan hasil pemaparan yang dilakukan, Bupati memerintahkan untuk menyinkronkan data rill lapangan dengan  Data Pokok Dinas Pendidikan (Dapodik), namun setelah dilihat memang ada yang perlu untuk diperbaiki lagi sehingga akan diperbaiki terlebih dahulu barulah akan kembali dievaluasi.

   “Secara umum sesuai dengan tugas pokok Dinas Pendidikan kami melaksanakan belajar proses belajar mengajar, dimana harus diakui di tahun lalu menghadapi situasi yang sedikit ada gangguan proses itu, namun di tahun ini kami sudah pulihkan kembali, pada bagian itu juga sekarang kita memastikan sekolah sudah berjalan kembali,”jelas Walden.

   Untuk partisipasi guru yang telah aktif. Lanjut Walden Hood Sinaga, khusus untuk zona satu hampir semua guru telah aktif kembali mengajar, untuk Zona 2,3,4 ini masih harus didata lagi karena setiap sekolah punya Data Pokok Pendidikan (Dapodik) hanya saja pihaknya harus melakukan evaluasi dan validasi data itu, menghimpun data Dapodik itu dari sekolah sehingga nanti akan dilakukan monitoring kesekolah.

  “Kalau kita sudah mendapatkan data rill dengan data dapodik itu yang kita canangkan, sehingga tidak semerta -merta data dapodik yang dihimpun dari sekolah tak dilakukan pengecekan ke sekolah,”bebernya. (jo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

13 hours ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

14 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

15 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

16 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

17 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

18 hours ago