

Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek,SPd.MM menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial untuk masyarakat wilayah Tangomsili, Jumat (26/9) (foto:humas)
YALIMO-Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek,SPd.MM didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Yalimo Martinus Hiluka, Kepala BPMK Kabupaten Yalimo Thopilus Sambom mengantar langsung bantuan bencana tanah longsor bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Kampung Pong Wilayah Tangomsili, Jumat (26/9).
Bupati Yalimo dan rombongan yang menggunakan Heli Vida milik MAF dari Bandara Elelim Yalimo ke Kampung Pong Wilayah Tangomsili itu disambut masyarakat dari 5 kampung di wilayah Tangomsili dengan haru dan suka cita.
Ya, ini karena masyarakat merasakan adanya kehadiran pemimpin peduli dengan masyarakat dan hadir ditengah-tengah masyarakat untuk menjawab tantangan masyarakat dan melihat secara langsung kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
Sementara barang-barang yang diserahkan kepada masyarakat korban bencana tanah longsor diantaranya, terpal 4 karung, selimut 1 karung, pakaian bayi 5 karung, barang campuran 3 karung, biskuat 5 karton, peralatan kebutuhan Bayi 2 karung.
Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek,SPd.MM mengatakan bahwa, bebrapa waktu yang lalu Pemkab Yalimo menyerahkan bantuan kepada korban bencana tanah longsor yang terjadi di 5 Kampung di Wilayah Tangomsili Distrik Apalapsili Kabupaten Yalimo. Dan hari ini, Jumat 26 September merupakan bantuan pemerintah pusat dalam hal ini dari Kementerian Sosial RI.
Dalam bencana tanah longsor ini semua harta benda masyarakat seperti pembangunan rumah, kebun masyarakat, terputusnya jembatan antar kampung dan distrik, telah didata oleh pemerintah daerah dan sudah disampaikan kepada pemerintah pusat dan pemrintah provinsi Papua Pegunungan untuk bangun kembali di tahun 2026 nanti.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…