“Fokus kami di jalan-jalan provinsi dan kabupaten. Jembatan juga sama, air bersih dan sanitasi, ada juga beberapa relokasi rumah dan juga pekerjaan yang melibatkan pengusaha kecil orang asli Papua dan termasuk besar juga yang kita siapkan,”jelasnya.
Ia juga mengaku jika ada beberapa program strategis yang jadi prioritas sehingga hampir semua kabupaten kami intervensi, namun PUPR juga terbatas sebab dari Dana DAK yang ada sudah ditarik ke pusat sekitar ratusan milyar sehingga sebagian besar anggaran yng digunakan adalah dana Otsus DTI
“Ada juga proyek jalan besar yang anggarannya di atas Rp 300 miliar tahun ini yang bakal dikerjakan PUPR Provinsi Papua Pegunungan,” bebernya.
Ia juga menambahkan pengurangan anggaran yang terjadi membuat pekerjaan kegiatan baru dilelang dalam minggu ini sehingga semua bisa berjalan dalam tahun ini dan bisa tercapai pada waktu yang telah ditentukan sebelum tahun 2025 berakhir.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…