Menurutnya, program belajar sepanjang hari ini akan dievaluasi dan diintegrasikan dengan kurikulum bahasa daerah. Bahasa daerah yang digunakan mencakup bahasa dari distrik-distrik sekitar, seperti Walaik, Napua, Welesi, Asotipo, Maima, Popukoba, dan Pugima, yang memiliki bahasa daerah serupa.
Sebagai upaya meningkatkan pendidikan, Bupati Athenius mengungkapkan pentingnya membangun infrastruktur pendukung, seperti perumahan guru. Oleh karena itu ia meminta kepada aparat distrik dan kampung untuk menyediakan lahan agar pemerintah bisa membangun infrastruktur tersebut.
“Kami berharap agar cita-cita besar untuk mencerdaskan anak-anak di Jayawijaya dapat terwujud dengan dukungan dari berbagai pihak. Kita berdoa bersama agar program ini dapat menjadi kenyataan dengan bantuan pemerintah pusat di bidang pendidikan, perumahan, kesehatan, dan pertanian,” pungkasnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…