Menurutnya, program belajar sepanjang hari ini akan dievaluasi dan diintegrasikan dengan kurikulum bahasa daerah. Bahasa daerah yang digunakan mencakup bahasa dari distrik-distrik sekitar, seperti Walaik, Napua, Welesi, Asotipo, Maima, Popukoba, dan Pugima, yang memiliki bahasa daerah serupa.
Sebagai upaya meningkatkan pendidikan, Bupati Athenius mengungkapkan pentingnya membangun infrastruktur pendukung, seperti perumahan guru. Oleh karena itu ia meminta kepada aparat distrik dan kampung untuk menyediakan lahan agar pemerintah bisa membangun infrastruktur tersebut.
“Kami berharap agar cita-cita besar untuk mencerdaskan anak-anak di Jayawijaya dapat terwujud dengan dukungan dari berbagai pihak. Kita berdoa bersama agar program ini dapat menjadi kenyataan dengan bantuan pemerintah pusat di bidang pendidikan, perumahan, kesehatan, dan pertanian,” pungkasnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Koordinator Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur dan…
ETLE Drone ini mulai dioperasikan pada Januari 2026 oleh Subdirektorat Penindakan dan Penegakan Hukum (Subdit…
"Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog…
Umar menjelaskan, dalam UU ITE yang baru dipertegas mengenai batasan substansial tentang jenis kebohongan digital…
Ironisnya, lonjakan kebocoran data justru terjadi setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan…
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya belum memutuskan atau menyetujui kenaikan gaji…