Menurutnya, program belajar sepanjang hari ini akan dievaluasi dan diintegrasikan dengan kurikulum bahasa daerah. Bahasa daerah yang digunakan mencakup bahasa dari distrik-distrik sekitar, seperti Walaik, Napua, Welesi, Asotipo, Maima, Popukoba, dan Pugima, yang memiliki bahasa daerah serupa.
Sebagai upaya meningkatkan pendidikan, Bupati Athenius mengungkapkan pentingnya membangun infrastruktur pendukung, seperti perumahan guru. Oleh karena itu ia meminta kepada aparat distrik dan kampung untuk menyediakan lahan agar pemerintah bisa membangun infrastruktur tersebut.
“Kami berharap agar cita-cita besar untuk mencerdaskan anak-anak di Jayawijaya dapat terwujud dengan dukungan dari berbagai pihak. Kita berdoa bersama agar program ini dapat menjadi kenyataan dengan bantuan pemerintah pusat di bidang pendidikan, perumahan, kesehatan, dan pertanian,” pungkasnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…