“Keluarga Maluku yang ada di Jayawijaya secara turun -temurun mulai dari para orang tua perintis sampai dengan anak dan cucu ini juga menjadi tanah kita sehingga mari bersama -sama untuk hidup damai mendukung pemerintah dalam pembangunan di semua aspek,”kata Bupati Jayawijaya.
Bupati Murib juga menegaskan jika semua memiliki kesempatan yang sama karena dalam pemerintahan, dan berbagai bidang yang ada di wilayah ini ada warga maluku didalamnya, ini merupakan wujud kebersamaan kedepan.
“Semua pemuda yang ada di Jayawijaya diharapkan memiliki jiwa kebersamaan untuk membangun hal -hal yang positif, hal -hal yang buruk harus kita tinggalkan mulai hari ini, kalau kemarin ada temuan itu perilaku dari anak -anak dan sebagai orang tua perlu untuk kita ingatkan agar tak melakukan hal negatif yang merugikan diri sendiri yang akhirnya berdampak kepada kesukuan,” beber Athenius.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…