

Kendaraan roda empat dan roda dua saat menganti BBM di SPBU Lasminigsih Wamena Selasa (15/7) (foto: Denny/ Cepos)
WAMENA– Alokasi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diberikan oleh pertamina kepada Kabupaten Jayawijaya terhadap dua SPBU seperti Anwarudin dan Lasminingsih dipastikan tak bisa keluar ke daerah lain, sebab setiap kabupaten sudah memiliki kuota untuk melayani masyarakatnya sehingga tak bisa di perjual belikan ke daerah lain.
Pengelola SPBU Anwarudin dan Lasminingsih Wamena Wiyono menegaskan untuk alokasi bulanan untuk SPBU Anwarudin untuk BBM jenis Solar itu 90 Kl yang dibagi 26 hari sehingga 3400 liter per hari, untuk pertalite 275 Kl bagi 26 hari sehingga 10,500 liter per hari.
“Sedangkan untuk SPBU Lasminingsih untuk pertalite itu 300 KL dibagi 26 hari sehingga 11.500 Liter per hari, Solar 120. KL dibagi 26 hari sehingga 4600 liter per hari,”ungkapnya Selasa (15/7) di Wamena
Menurutnya, sedangkan untuk kero atau minyak tanah (Mitan) di Rama 115 KL dibagi ke 176 pangkalan dan untuk Sinta 90.000 Kl dibagikan ke 117 Pangkalan, untuk alokasi semua BBM itu dibagi dalam 26 hari pengoperasian SPBU. “Apa yang ditudingkan kepada kami yang tersebar di masyarakat, biarkan masyarakat menilai sendiri, sebab pelayanan yang diberikan tiap hari ada,”ujar Wiyono.
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…