Categories: PEGUNUNGAN

Kumpulkan Massa, 26 Anggota FRP Diamankan

WAMENA–Lantaran tidak mendapat izin melakukan aksi demonstrasi dari Polres Jayawijaya, 26 orang warga yang tergabung dalam Front Rakyat Papua (FRP) diamankan aparat kepolisian di dua tempat berdeda yakni di Pike dan Hom-hom. Mereka diamankan  saat sedang melakukan orasi mengumpulkan masa, Polisi juga mengamankan 1 unit mobil strada yang dilengkapi saund sistem dan genset serta parang dan kampak.

    Kapolres Jayawijaya, AKBP. Hesman S. Napitupulu, SH, SIK, MH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya 26 warga yang diamankan bersama dengan barang bukti sebuah mobil, saund sistem, genset, spanduk dan juga parang dan kampak. Mereka diamankan lantaran tak ada izin yang dikeluarkan dari kepolisian untuk melakukan aksi demo, namun mereka paksakan menggalang massa.

“Memang mereka sudah ke Polres masukkan surat pemberitahuan untuk pelaksanaan demo, namun kita tidak memberikan izin karena pertimbangan berbagai hal yang kurang kondusif dan diketahui bersama ada bentrokan masyarakat yang masih dalam proses penyelesaian,”ungkapnya, Selasa (15/11) kemarin.

Di sisi lain, lanjut Kapolres, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Sekwan DPRD Jayawijaya yang menyatakan, mereka tak bisa menerima karena semua anggota dewan sedang keluar dan berada di daerah pemilihannya masing -masing untuk melakukan masa reses, dan pertimbangan berbagai hal yang berkembang di Jayawijaya sehingga tak bisa diberikan izin.

“Kita sudah beritahu kalau tidak diizinkan, tapi sejak pagi ada massa yang melakukan orasi, oleh karena itu, kita amankan dan meminta keterangan, mengapa sudah tidak diberikan izin, tetapi masih melakukan hal itu,” bebernya.

  Ia juga memastikan saat dilakukan pengecekan di kendaraan yang digunakan untuk berorasi, anggota menemukan dua alat tajam yakni kampak dan parang, dalam orasinya memang hanya berbicara soal Komnas HAM, tapi ada juga di spanduk itu ada tulisan tentang referendum, oleh karena itu, 2 orang koordinator lapangannya diambil keterangannya dalam pemeriksaan.

Kapolres memastikan, setelah mengambil keterangan dari FRP ini, mereka dipulangkan kembali, pihaknya bukan melakukan penangkapan atau penahanan, ini hanya diamankan untuk diambil keterangannya sementara.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

RD Akui Adhyaksa FC Lawan Kuat

Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…

19 hours ago

Tak Terima Anggota Keluarganya Meninggal, Seorang Pria Dikeroyok Hingga Babak Belur

Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…

21 hours ago

Owen Sebut 3 Paslon Ketum PSSI Papua Figur Hebat

Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…

23 hours ago

Persipura Batasi Kuota Tiket Kontra Adhyaksa FC

Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…

1 day ago

Ketum Ajak Merahkan Lagi Stadion Lukas Enembe

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…

1 day ago

PFA Cari Bakat 2026, Keliling Tanah Papua Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan Timika

Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…

1 day ago