

KENYAM-Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Nduga melakukan pencangan SUB PIN Polio pada hari Rabu (13/3) bertempat di Kantor Bupati Nduga.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Nduga Yairus Gwijangge S.Sos. M.Si dan dihadiri juga oleh Wakil Bupati Nduga, Sekda Kabupaten Nduga, Kepala Dinas Kabupaten Nduga, OPD lingkungan Pemda Nduga dan juga masyarakat Nduga.
Program SUB PIN Polio di Kabupaten Nduga sendiri akan dilakukan mulai 11-25 maret 2019 mendatang.
Bupati Nduga di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan atas nama pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Kesehatan melakukan SUB PIN Polio di Kabupaten Nduga guna mencegah penyakit Polio di Nduga.
“Ini program guna menyelamatkan generasi penerus Kabupaten Nduga, sehingga kita lakukan pencegahan penyakit Polio ini ,”bebernya.
Pemberian Vaksin Polio tersebut menurut Bupati harus dilakukan kepada semua bayi, balita dan anak hingga berumur 15 tahun sehingga nantinya tidak ada lagi anak yang terkena penyakit Polio.
Dirinya juga mengharapkan Dinas Kesehatan sebagai pelaksana program SUB PIN Polio tersebut dapat berjalan dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti.
“Kita harapkan juga masyarakat dapat mengdukung program ini sehingga nantinya dapat berjalan dengan baik, jangan ragu-ragu anaknya untuk menerima imunisasi vaksin ini karena jelas ini untuk penjegahan penyakit polio itu sendiri,”Pungkasnya.(Humas/gin)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…