

Bantuan bahan makanan yang dibawa Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua bersama Forkopimda ke warga yang ada di Ilekma, Selasa, (11/1).
WAMENA—Dampak dari Bentrokan antra warga membuat warga di sekitar Wouma kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan pangan dari pemerintah. Sejak tadi malam, Pemkab Jayawijaya telah menyalurkan sejumlah bantuan bahan makanan kepada warga Wouma, selain itu, Pemkab juga menyalurkan bantuan kepada dua kubu warga yang masih dalam suasana konflik.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE. MSI mengaku, bantuan yang diserahkan ini berasal dari Pemkab Jayawijaya. Ini merupakan tugas dan tanggungjawab sebagai kabupaten induk di wilayah Lapago, sudah berkewajiban memberikan perlindungan kepada semua masyarakat yang ada di Jayawijaya.
“ Sebagai Mama, sudah tugas kami memberikan perlindungan dan bantuan kepada semua warga yang berdomisili di Jayawijaya,”ungkanya Selasa (11/1) kemarin.
Ia mengaku, dirinya bersama Forkopimda Jayawijaya dan utusan dari Polda Papua sudah menyerahkan bantuan kepada kedua kubu yng konflik, karena diketahui bersama mereka tidak bisa keluar kemana —mana atau bergerak sehingga bantuan yang sama diserahkan kepada warga yang ada di Ilekma dan di Wouma.
“Tidak ada perbedaan antara satu sama lainnya, semua bantuan kita berikan, ini murni dari Pemkab Kabupaten Jayawijaya,”bebernya.
Menurutnya, warga Jayawijaya yang terdampak dari konflik warga tersebut, akan didata oleh tim, mungkin yang melakukan pendataan dari Polres Jayawijaya dan Kodim 1702/ Jayawijaya untuk dapat dilihat sama —sama, namun saat ini harus fokus pada penyelesaian masalah dulu.
Ia menambahkan, warga yang terdampak mengeluhkan soal aliran listrik yang belum tersambung lantaran ada beberapa rumah di jalan masuk kampung Wesakma yang dibakar pada Minggu lalu, namun Bupati telah melakukan koordinasi dengan PLN agar bisa disambung ulang.
“Tadi saya sudah koordinasi dengan PLN mudah —mudahan besok sudah disambungkan kembali sebab teknisi dari PLN juga masih takut , saya sudah katakan untuk keamanan dijamin dan mereka bersedia untuk besok dikerjakan,”tutupnya. (jo/tho)
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…