Sementara untuk Komoditas seperti bayam, beras, rokok kretek, sawi putih, kol, daging babi, dan telur ayam ras menjadi penyumbang inflasi terbesar, Selain komoditas pangan, inflasi juga dipengaruhi oleh kenaikan harga emas perhiasan, minyak goreng, cabai rawit, jahe, ikan dalam kaleng, serta tarif ojek motor.
“Di sisi lain, sejumlah komoditas justru memberikan andil deflasi, antara lain tarif angkutan udara, talas, bawang putih, tomat, jeruk, air kemasan, serta beberapa buah-buahan.”beber Kepala BPS Jayawijaya
“secara kumulatif sejak awal tahun, tingkat inflasi year to date (y-to-d) Papua Pegunungan hingga Desember 2025 berada di angka 3,22 persen, sejalan dengan tren kenaikan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut.” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…