Categories: PEGUNUNGAN

Seorang Siswi Meninggal di Asrama Hana

Bupati Jhon Richard Banua, SE, MSi (FOTO: Denny/ Cepos )

Tak Ingin Jadi Bahan Provokasi, Bupati Minta Pastikan Penyebabnya

WAMENA-Seorang siswi penghuni Asrama Hana, Senin (4/5) malam dikabarkan meninggal. Sempat beredar kabar bahwa penyebab meninggalnya karena keracunan makanan. Tak ingin kabar berbau provokasi ini menyebar di luar masyarakat, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengirim dokter untuk memastikan penyebabnya dan mencari informasi dari tokoh masyarakat. 

  Dimana informasi yang berkembang di masyarakat jika siswi tersebut keracunan usai memakan gorengan. Namun informasi dari dokter  yang datang ke Asrama Putri Hana melihat dan mendapat informasi yang berbeda.

   “Jadi kronologis dari bapak Pendeta, ada makanan lain yang mereka makan pada saat itu, tetapi makanan yang dimakan ini sudah dari kemarin yang kembali dimakan lagi, namun kita belum tahu persis dan masih tunggu hasil pemeriksaan tim mendis,”tegasnya Selasa (5/5) kemarin.

   Tim medis yang diperintahkan, kata Bupati Banua, langsung datang ke tempat tersebut dan melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan. Namun hingga kemarin belum ada hasil dari medis yang menunjukkan jika korban keracunan. Hal  ini perlu diluruskan agar tidak menjadi isu yang lain di luar yang sengaja dihembuskan untuk provokasi.

  “Kami belum tahu apakah dari pihak keluarga meminta melakukan outopsi atau tidak, namun memang ada yang meninggal dunia, sebab pada saat kejadian memang baru dalam tahapan pengobatan,”bebernya

   Bupati menyatakan, tak ingin ada informasi yang berkembang dalam masyarakat jika korban keracunan. Sebab,  belum ada hasil dari pemeriksaan medis, dalam masalah ini hanya tim medis yang bisa membuktikan korban keracunan atau tidak.

  “Jangan lagi membuat isu -isu yang meresahkan masyarakat di Jayawijaya, saat kejadian kita sudah berusaha untuk mengirim dokter dan melakukan pemeriksaan serta pengobatan, sekarang kita tunggu hasilnya,”beber Jhon Banua.

   Secara terpisah Kapolres Jayawijaya Melalui Kasat Reskrim saat AKP Suheriadi saat dikonfirmasi mengakui belum mendapat laporan dari keluarga korban. Bahkan sejak pagi belum ada laporan yang masuk dalam SPKT Polres Jayawijaya untuk ditindak lanjuti. “Soal itu kami belum dapat laporan, namun kami akan mencoba melakukan penelusuran lagi untuk dugaan-dugaan yang berkembang dalam masyarakat.”tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

3 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

9 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

10 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

11 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

12 hours ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

13 hours ago