Saat ini pemerintah berkomitmen untuk terus menertibkan kota agar aman bagi semua. Oleh karena itu, seruan ini mengingatkan semua warga bahwa Wamena bukan milik satu kelompok, melainkan milik bersama yang harus dijaga keberlangsungannya, sehingga bagi generasi muda dekatkan diri ke gereja dan sektor produktif agar tidak terlibat dalam konflik yang tidak memiliki tujuan jelas.
“Kedamaian di Wamena adalah harga mati agar pembangunan dan kehidupan beragama dapat berjalan beriringan untuk pembangunan daerah lebih baik lagi dari hari kemarin,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik…
Rencana Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, untuk membentuk staf khusus adat yang melibatkan para…
Keluhan warga dan pedagang terkait kondisi jalan yang rusak dan becek di kawasan Pasar Otonom…
Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada upacara dan seremoni tahunan. Di Papua, tantangan…
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kota Jayapura. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota…
"Rencana aksi hari ini sebenarnya mungkin ada hal-hal yang kurang menyenangkan di hati beberapa orang…