Categories: PEGUNUNGAN

239 Peserta Selesaikan Metode Pembelajaran Gasing

WAMENA – Selama 15 hari 239 orang yang terdiri dari 75 guru dan 164 siswa SD menyelesaikan program Jayawijaya pandai berhitung dengan metode gampang, asyik dan menyenangkan (Gasing) yang dibimbing dari Yayasan Teknologi indonesia Jaya Prof Yohenes Surya.

PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, menyatakan saat ini dunia pendidikan mengalami perubahan dengan metode -metode yang telah dikembangkan sehingga peserta didik tidak merasa takut kepada guru, namun bagaimana guru menggunakan metode yang membuat siswa ini bisa senang untuk belajar.

“Untuk mewujudkan itu guru bisa menggunakan satu metode yang bisa diterima siswa, dan siswa juga melihat guru sebagai sahabat,  kalau dulu kita takut liat guru matematika, apalagi guru sedikit jahat itu pasti tidak masuk kelas,”ungkapnya di Kantor Bupati Jayawijaya Sabtu (1/2) malam.

Saat ini ada metode gasing yang digunakan dan bisa disaksikan bagaimana anak -anak bisa menghitung dengan cepat tanpa bantuan kalkulator, atau alat hitung lainnya, dan program  sebenarnya sudah dilakukan beberapa tahun lalu namun tidak berlanjut, oleh karena itu Pemkab Jayawijaya coba untuk kembalikan program tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

8 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

9 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

10 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

11 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

12 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

13 hours ago