Categories: PEGUNUNGAN

Dalam Sehari Temukan 17 Kasus Baru

Pemda Jayawijaya Bakal Buka Posko di Sentani Lagi

WAMENA-Angka penyebaran Covid -19 di Jayawijaya kian mengkhawatirkan. Sebab jika data sebelumnya jumlah pasien mencapai 59 orang, maka sejak Selasa (29/6) sore tim percepatan penanggulangan Covid -19 kembali memastikan ada tambahan 17 warga yang terkonfirmasi Positif Covid -19, sehingga kini menjadi 75 pasien yang dirawat.

  Ketua Percepatan Penanggulangan Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi mengakui jika bertambahnya kasus positif baru di Kabupaten Jayawijaya yang beberapa hari terakhir naik dengan jumlah yang signifikan, mendorong Pemkab Jayawijaya berencana   membuka kembali Posko Kesehatan di Sentani.

  “Peningkatan jumlah Covid -19 di Jayawijaya kebanyakan dari penerbangan  atau warga yang masuk, sehingga hasil rapat forkopimda, banyak yang menyarankan untuk diaktifkan kembali posko di Sentani, karena sejak kita berlakukan screening di Bandara Wamena angka positif naik dan cukup tinggi, kemarin bahkan sampai 17 orang  kita temukan,” ungkapnya Rabu (30/6) kemarin.

   Menurut Bupati Jhon, rencana pembukaan kembali posko kesehatan di Sentani telah dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi Papua dalam hal ini sekda, yang berjanji akan membuka posko milik Pemprov di Bandara Sentani untuk menscreening warga yang akan masuk ke wilayah Lapago.

  Selama seminggu ini, Pemda Jayawijaya akan terus berkoordinasi dengan Pemprov terkait pendirian Posko swab antigen ini. “Kita akan lihat apabila hingga minggu ini belum ada tim dari Pemprov, maka terpaksa kita akan dirikan posko kita di Sentani,” ujar Jhon Banua.

   Lanjut bupati, pihaknya bukan tidak mempercayai hasil swab antigen dari Sentani, hanya saja pada kenyataannya banyak ditemukan penumpang yang positif setelah dilakukan swab antigen ulang dan PCR di Wamena.

  “Masalahnya bukan tidak percaya orang yang melakukan swab antigen di Sentani, tapi kita lihat kenyataan yang masuk di Wamena setelah dilakukan swab ulang di tanggal yang sama positif. Ini  jadi pertimbangan kita untuk menjaga masyarakat kita di Jayawijaya,”tegas Mantan Wakil Bupati Jayawijaya dua Periode.

  Sementara terkait pembatasan aktifitas warga,  Pemda Jayawijaya juga masih menunggu keputusan pemerintah provinsi Papua, namun yang terpenting  kata Banua, yakni menjaga arus masuk warga yang masuk Jayawijaya melalui udara maupun jalur darat.

   “Kita juga akan buka posko di Polsek Kurulu dan kami sementara siapkan petugas, kalau sudah siap kami akan mulai melakukan screening warga yang masuk melalui darat,” kata Jhon Banua yang mengaku  belum berencana melakukan lockdown namun hanya melakukan sreening ketat di bandara Wamena sambil menunggu pembentukan posko kesehatan di Sentani oleh pemerintah Provinsi. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

H-2 FBLB ke 34, Wisatawan Mancanegara Mulai Berdatangan ke Wamena

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut, S.Sos mengakui jika Pada H-2…

14 minutes ago

Pejabat Lama Pensiun, Bupati Tunjuk Adam Umar Plt. Asisten II

Penunjukan  Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…

4 hours ago

Jelang TC di Boyolali, Persipura Jalani Medical Check Up di Surabaya

Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…

6 hours ago

Disambut Antusias, Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP Diikuti 66 Regu

Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…

7 hours ago

Pemkab Tolikara Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…

12 hours ago

Realisasi APBD Papua Baru 36 Persen

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…

13 hours ago