Categories: MERAUKE

Barisan Merah Putih Desak Pemerintah Lanjutkan Otsus

Ketua Barisan Merah Putih Kabupaten Merauke Esau Hambore, S.STP, M.Si saat  menyerahkan aspirasi  yang disampaikan pemerintah  yang diterima salah satu anggota Komisi A Laode Kana, Selasa (30/3).    (FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Jika  di daerah lain di Papua ada suara-suara  penolakan  terhadap penerapan Otonomi Khusus (Otsus) jilid II maka sangat kontras dengan keinginan masyarakat Merauke di bagian Selatan . Melalui  Barisan Merah Putuh  dan Bela Negara mendesak Pemerintah Republik Indonesia lewat Presiden Jokowi untuk segera melanjutkan Otsus jilid II  tersebut.

   Desakan  ini disampaikan Barisan Merah Putih dan Bela Negara dalam bentuk tertulis melalui  DPRD Kabupaten Merauke yang diterima Laode Kana, salah satu anggota Komisi A DPRD Merauke, di DPRD Kabupaten Merauke, Selasa (30/3).

    “Kita harapkan, anggota dewan bisa meneruskan aspirasi ini baik ke eksekutif, legislatif maupun teman-teman yudikatif agar apa yang kita rencanakan ini tetap dapat kita laksanakan dengan baik,’’ tandas Esau Hambore saat menyerahkan aspirasi secara tertulis tersebut.  

   Esau Hambore menegaskan bahwa nilai tertinggi yang diperjuangkan orang Papua dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  adalah Otsus. Tidak ada nilai lain. “Ini catatan mendasar. Tidak  ada nilai lain yang diperjuangkan orang Papua dalam  NKRI, kecuali nilai Otsus itu sendiri. Sehingga ketika kita mereduksi sedikit  dari Otonomi Khusus maka kita menghilangkan hakekat dasar dari pada  Otsus itu. Sekali lagi yang menjadi catatan mendasar bahwa perjuangan yang dilakukan orang Papua di tanah ini  nilai tertingginya itu ada di Otsus. Karena itu, hari ini kami Barisan Merah Putih dan Bela Negara ingin mempertegas bahwa Otsus Jilid II harus tetap kita laksanakan,’’ tandas Esau Hambore. 

   Selain menyangkut Otsus jilid II harus segera dilaksanakan tersebut, jelas Esau Hambore, juga Pemekaran Provinsi Papua Selatan. Pihaknya dari Barisan Merah Putih dan Bela Negara,  akan terus mengawal pemekaran Provinsi Papua Selatan tersebut untuk segera diwujudkan.

   “Apapun alasannya, ketika terjadi pemekaran Provinsi Papua Selatan, maka kontrol  untuk 4 kabupaten ditambah 1 kota nanti akan lebih mudah sehingga kesejahteraan di Papua Selatan akan lebih mudah dan  terukur,” jelasnya.

  Terakhir agenda nasional yakni PON  XX yang akan dilaksanakan di Kabupaten Merauke, pihaknya dari Barisan Merah Putih dan Bela Negara tetap mendukung.  “Apa yang kami sampaikan hari ini akan tetap kami kawal karena ini suara orang Papua. Saya  katakan kembali  bahwa Otsus nilai tertinggi  yang diperjuangkan orang Papua dalam NKRI,” tandasnya.

   Ditanya lebih lanjut adanya  penolakan  Otsus Jilid II  tersebut, Esau Hambore menegaskan  bahwa penolakan itu hanya segelintir orang. ‘’Tapi mayoritas  orang Papua dukung Otsus jilid II dilanjutkan,’’ pungkasnya. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

13 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

13 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

14 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

14 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

15 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

15 hours ago