Categories: MERAUKE

Merauke Siap Sambut Kirab Api PON XX

MERAUKE-Kabupaten Merauke siap untuk menyambut Api PON XX Papua yang tiba di Merauke  hari ini, Kamis (30/9). Koordinator  penyambutan Thiasoni Betaubun, S.Sos, MPd, MM mengungkapkan, bahwa  setelah Api PON XX  yang dilepas pertama dari Sorong Papua Barat kemudian menuju Biak selanjutnya Timika, lalu Jayawijaya  tersebut akan tiba di Merauke  hari ini Kamis 30 September 2021. 

   Setelah  tiba di Bandara Mopah Merauke, lanjut Thiasoni, selanjutnya  api PON  akan diarak keliling Kota Merauke selanjutnya menuju  lapangan Monumen Kapsul Waktu. ‘’Akan diterima di  lapangan Monumen Kapsul Waktu,’’ jelasnya.

    Namun  semua kontigen yang akan menerima dan mengarak api PON XX  Papua tersebut terlebih dahulu menjalani pemeriksaan swab antigen untuk memastikan bebas dari  Corona. Termasuk  wartawan yang akan meliput penyambutan dan arak-arak keliling kota  Merauke tersebut. 

   Susana Kuayo dari Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang bertanggungjawab melakukan test  antigen kepada wartawan mengungkapkan bahwa sesuai informasi  dari panitia penyambutan api PON XX Papua semua yang menyambut dan melakukan perarakan  wajib untuk test antigen. “Semua  termasuk  wartawan yang akan meliput wajib untuk test antigen,” terangnya.

   Dikatakan dari target 500 yang harus diantigen, sampai  siang sekitar pukul  15.00 WIT, sudah tercatat 250 orang yang sudah menjalani test antigen. Dari jumlah tersebut, kata  Susana, seluruhnya negatif  atau tidak terpapar Covid. “Syukur bahwa dari sekitar 250 orang yang sudah menjalani test antigen, semuanya  negatif,”  pungkasnya. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

59 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago