

AKP Dian Novita Pietersz, SIK ( FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE-Pelaku tabrak pejalan kaki, Asef Safrudin, di jalan Pembangunan, depan Kompi A Batalyon 755/Yalet, Kelurahan Rimba Jaya Merauke, masih diamankan Satuab Lalu Lintas Polres Merauke.
“Untuk pengemudi pikap yang menabrak pejalan kaki dan sejumlah pengendara motor tersebut masih kita amankan,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Lantas AKP Dian Novita Pietersz, SIK ketika dihubungi lewat telepon selulernya, Jumat (28/5).
Sementara para korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, baik Bunda Pengharapan maupun Rumah Sakit Angkatan Laut Merauke. Menurut Kasat Lantas, pihaknya masih menunggu para korban tersebut apakah menempuh dengan kekeluargaan atau dengan proses hukum.
“Tentunya kita kembalikan kepada para korban. Kalau nanti mereka sepakat diproses hukum maka kita akan proses hukum lebih lanjut. Tapi, mereka masih menjalani perawatan,” tandasnya.
Kasus tabrak pejalan kaki dan pengendara sepeda motor ini terjadi pada Rabu (26/5) sekira pukul 18.00 WIT. Bermula saat pelaku yang mengemudikan mobil Pikap dengan Nomor Polisi PA 8536 GZ dengan membawa seorang penumpang bernama Rio Ananda Sibarani melaju dari arah Utara ke Selatan atau dari Kios Biru menuju Mopah Lama Jalan Pembangunan Merauke.
Sesampai di depan Kompi A Yalet, Sopir yang diduga dalam pengaruh minuman keras hilang kendali dan menabrak pejalan kaki Juan Kasimirus (11). Karena menabrak pejalan kaki tersebut, pengemudi kemudian membanting stir ke kanan dan menabrak motor Suzuki Adress dengan Nopol DS 5733 GL yang dikendarai oleh Alwani Nurahmani dengan membonceng Alhadi Lutfi Indah (2) yang datang berlawanan, kemudian berbenturan dengan sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Primus Pangga (23) dengan penumpang Yohanas Kristina Wenumaru (21). Akibat tabrakan itu, para korban dilarikan ke rumah sakit. (ulo/tri)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…