Categories: MERAUKE

Dua Kelompok Pendukung Nyaris Bentrok

Dua kelompok yang saling serang dengan  kata-kata  saat ditenangkan aparat kepolisian maupun beberapa orang  dari kedua pendukung itu  tersebut di halaman Kantor DPRD Kabupaten Merauke, Rabu (27/3).  ( FOTO : Sulo/Cenderawasih Pos )

MERAUKE – Dua kelompok pendukung antara  Ketua DPRD Kabupaten Merauke  FX Sirfefa,  SIP dengan  Daniel Walinaulik,  S. Sos,  cekcok mulut di DPRD Kabupaten Merauke,  Rabu (27/3),  kemarin. Untungnya,  polisi yang hadir  dengan sigap bisa menengahi kedua pendukung sehingga tidak berlanjut ke bentrok fisik.  

  Ini terjadi setelah rapat dilakukan oleh DPRD Kabupaten Merauke menyikapi surat yang diterima oleh pimpinan dewan dari DPC Gerindra Kabupaten Merauke terkait dengan surat usulan  pergantian Ketua DPRD Kabupaten Merauke dari FX Sirfefa,  SIP kepada Daniel Walinaulik,  S.Sos. 

  Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Merauke FX Sirfefa. Dari jalannya rapat tersebut,  mayoritas anggota dewan minta untuk memproses surat yang masuk dari Gerindra tersebut,  karena menurut pendapat dari para anggota dewan bahwa rotasi ketua dewan tersebut merupakan kewenangan dari Partai Gerindra sebagai pemenang pemilu di  2014 atau peraih kursi dan suara sah terbanyak di DPRD Kabupaten Merauke.  

   Hanya saja,  Ketua DPRD Merauke FX Sirfefa menegaskan dirinya punya hak untuk memverifikasi surat yang masuk dari DPP Gerindra tersebut.  Karena itu,  dewan memberikan kesempatan kepada Ketua Fraksi Gerindra dan Ketua Dewan untuk memverifikasi surat yang masuk tersebut ke DPD Gerindra Provinsi dan DPP Gerindra,  sambil menjadwalkan Rapat Banmus dan Paripurna DPRD Kabupaten Merauke.  

   Untuk jadwal Banmus tersebut,  menurut Ketua DPRD Kabupaten Merauke FX Sirfefa akan ditentukan dalam waktu dekat ini.  “Untuk jadwal Banmus akan segera kita jadwalkan dalam minggu ini, ” kata Sirfefa kepada wartawan seusai rapat tersebut.  Menurut FX Sirfefa,  verifikasi surat yang masuk ke DPP dan DPD Gerindra tersebut perlu dilakukan.      

   Sementara itu,  Ketua DPC Gerindra Kabupaten Merauke Abraham Steven yang hadir langsung mendengarkan rapat tersebut mengaku jika surat dari DPP Gerindra tersebut asli dan tidak perlu diragukan.

    Kapolores Merauke  AKBP Bahara Marpaung  yang juga mendatangi  Kantor  DPRD Merauke setelah mendapat laporan  tersebut meminta  kedua pendukung untuk menahan diri dan tidak melakukan pelanggaran atau perbuatan melawan hukum. ‘’Marilah kita  serahkan rapat Bamus tersebut sesuai mekanisme dan tata tertib dewan,’’ ajaknya.  (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

18 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

1 day ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

1 day ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

1 day ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

1 day ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago