Categories: MERAUKE

Pemkab Masih Butuh 105 Orang PPL

MERAUKE-Banyaknya penyuluh pertanian yang pensiun maupun pindah daerah yang tidak dibarengi dengan rekruitmen, membuat Penyuluh Pertanian (PPL) di Kabupaten Merauke terus menyusut. Saat ini , jumlah penyuluh pertanian tinggal 74 orang.

‘’Sampai  sekarang, jumlah penyuluh pertanian kita tinggal 74 orang,’’ kata Asisten II Bidang Perrekonomian Sekda Kabupaten Merauke, Jeremias Ruben Ndiken, S.Sos sata membuka musyawarah penetapan luas tanan padi, holtikultura, palawija dan poerkebunan untuk musim tanam rendengan 2022/2023 dan musim tanam gadu 2023, Selasa (25/10).

  Jeremias   mengungkapkan, jumlah tenaga PPL yang ada saat ini tidak sebanding dengan luasan tanam dan jumlah kampung yang ada di Kabupaten Merauke. Dalam arti bahwa SDM di bidang PPL tersebut sangat sedikit. Apalagi Merauke telah ditetapkan sebagai lumbung pangan nasional.

‘’Kita masih butuh sekitar 1105 tenaga PPL,’’ tandas mantan Kepala Badan Kepegawaidan dan SDM Kabupaten Merauke ini. Dengan kekurangan tersebut, Jeremias Ndiken berharap kepada Badan Kepegawaian Daerah untuk secara bertahap merekrut  tenaga PPL ketika ada kuota penerimaan.   

‘’Ibu Kepala Dinas Tanaman Pangan menitipkan kepada saya, bapak tolong sampaikan kepada yang susun formasi agar penyulkuh harus banyak,’’ terangnya. Idealnya, lanjut dia, 1 kampung 1 penyuluh, untuk meningkatkan  motivasi dan kompetensi petani dalam budidaya padi, palawija, dan perkebunan. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

13 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

15 hours ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

18 hours ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

19 hours ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

20 hours ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

21 hours ago