Categories: MERAUKE

11 Nelayan Dipenjara di PNG Bebas Hari ini

MERAUKE- Setelah menjalani penahanan selama kurang lebih 8 bulan,  11 dari 13 nelayan asal Kabupaten Merauke yang ditangkap oleh otoritas PNG dapat menghirup udara bebas mulai hari ini, Sabtu (27/5). Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Reekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui  media ini mengungkapkan, 11 nelayan asal Kabupaten Merauke yang ditangkap oleh PNG di tahun 2022 lalu, akan bebas pada Sabtu, (27/5).

‘’Besok, 11 dari 13 nelayan kita yang ditangkap otoritas PNG Tahun 2022 lalu bebas. Mereka dibebaskan setelah menjalani hukuman selama 8 bulan,’’ kata Rekianus Samkakai. Sementara 2 orang lainnya yang merupakan Nahkoda dari  KMN Arsyila 77 dan KMN Baraka Faris 21 masih menjalani hukuman.

Diperkirakan  akan bebas pada Oktober mendatang.  Kedua nahkoda kapal tersebut  dijatuhi hukuman kurang lebih 1 tahun.  Ke-11  nelayan yang akan bebas tersebut adalah untuk  KMN Arsyila 77 yakni  Sarif Kasiman, Laode Darsan, Riki Hemi Setiwan, Farid Sasole, Peli Puswarkor, Joni dan Ceno Jelafui.

Sementaran untuk KMN Baraka Faris 21 yakni Rohman Kapten, Joni, Amin Nurul Mustofa, Nuriadi, Beni Wasel dan Fernando Tuwok. Atas rencana pemulangan 11 nelayan tersebut, Rekianus menjelaskan, pihaknya sudah melaporkan ke bupati  Merauke dan juga  telah menemui Pj Gubernur Papua Selatan dan Pj Sekda Papua Selatan terkait permohonan  bantuan biaya pemulangan  nelayan tersebut dari Moresby  ke PLBN Skouw, selanjutnya Merauke.(ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

49 minutes ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

2 hours ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

3 hours ago

BMKG: Poster Larangan Menampung Air Hujan akibat ‘Cloud Seeding’ Hoaks

Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika.  Narasi di…

4 hours ago

Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih Tinggal Dua Provinsi

  Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…

7 hours ago

Satpol PP Papua Susun SOP Penegakan Perda dan Perkada

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…

8 hours ago