

MERAUKE-Seorang warga Jalan Dom Kelurahan Kelapa Lima Merauke berinisial HD (29) ditemukan meninggal mendadak di kamar mandi yang ada di luar rumahnya, Minggu (26/4) sekitar pukul 07.10 WIT. Kematiannya yang mendadak tersebut membuat petugas yang mengevakuasi jenazah korban harus menggunakan alat pelindung diri (APD).
Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Carolland Rhamdhani, SIK, SH, MH, ketika dikonformasi membenarkan ditemukannya seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya. Dari keterangan kakak korban Maria, kata Kasat Reskrim, terungkap bahwa sekitar pukul 06.20 WIT, korban duduk-duduk di belakang rumah sambil minum kopi.
Tidak lama kemudian, korban merasa mual dan kemudian masuk ke kamar mandi yang berada di belakang rumah. Sekitar pukul 07.10 WIT, kakak korban memanggil korban dengan mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi. Namun korban tidak juga menyahut. Karena merasa curiga dikarenakan korban sudah lama berada di dalam kamar mandi selanjutnya kakak korban memanggil Paskalis yang menjadi saksi kedua untuk meminta bantuan melihat kondisi korban dalam kamar mandi.
Saksi berupaya membuka pintu kamar mandi namun pintu terkunci dari dalam. Selanjutnya saksi Paskalis mengambil tangga untuk naik melihat kondisi korban dan melihat korban sudah terlentang di lantai kamar mandi. Karena situasi saat ini ada Covid – 19 maka dari pihak keluarga korban sepakat untuk tidak menyentuh korban.
Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merauke. Karena situasi wabah Covid -19 maka dari SPKT menghubungi pihak RSUD Merauke untuk penanganan sesuai SOP penanganan Covid -19. Selanjutnya beberapa saat kemudian,Tim Medis dari RSUD Merauke yang berjumlah 6 orang tiba di TKP dengan mengunakan APD, langsung melakukan penyemprotkan cairan disinfektan di daerah luar kamar mandi, di dalam kamar mandi dan pada jenazah korban.
Setelah itu, kemudian tim medis mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil jenazah selanjutnya membawa ke kamar mayat RSUD Merauke. Menurut Kasat Reskrim, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ‘’Dugaan sementara korban asam lambung. Namun apa penyebab kematiannya, kita masih menunggu hasil pemeriksaan medis,’’ terangnya.
Kasat Reskrim juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan apabila memiliki riwayat penyakit tertentu untuk tidak makan dan minnum sembarangan. (ulo/tri)
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…