Categories: MERAUKE

Biaya Rapid Test Rp 200 Ribu Bagi Pelaku Perjalanan

Warga saat melakukan  rapid test  gratis  di  Pasar  Wamanggu Merauke  beberapa hari  lalu. Bagi pelaku   perjalanan, dikenakan   biaya  rapid test sebesar Rp 200 ribu sekali  rapid. ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Bupati Merauke  Frederikus Gebze, SE, M.Si menetapkan biaya   rapid test   bagi pelaku perjalanan   khususnya  bagi warga  yang akan melakukan perjalanan menggunakan  transportasi  udara   keluar Merauke. Plt Kepala    Dinas  Kesehatan Kabupaten Merauke  dr Nevile R. Muskita,   mengungkapkan   bahwa  peraturan bupati terkait rapid test   untuk pelaku  perjalanan  menggunakan penerbangan  keluar  Merauke  telah ditandatangi Bupati Merauke.     

  “Dalam   tiga hari ini kami telah mencoba mencari  penawaran yang  lebih murah yang  dapat meringankan  beban   masyarakat. Sehingga kemarin, bupati sudah menandatangani   peraturan  bupati  terkait dengan rapid  tersebut,’’ kata  Nevile R. Mukita  yang juga juru bicara  Covid-19  tersebut ketika  dihubungi Cenderawasih Pos, Kamis (25/6).   

    Nevile menjelaskan  bahwa dari  peraturan  bupati tersebut  biaya   sekali rapid test sebesar Rp 200 ribu. Jika dibandingkan dengan sebelumnya dengan menggunakan rapid  dengan merek   tertentu yang  harganya   antara Rp 370.000-380.000  sekali rapid.   Kemudian pihaknya mencari  dengan harga yang  lebih murah   yakni Rp 250 ribu sekali rapid test   dan terakhir  dapat  rapid  test tersebut dengan  harga Rp 200  ribu sekali  rapid. 

   Nevile menjelaskan, untuk rapid   test bagi pelaku  perjalanan  ini bisa dilakukan di  puskesmas maupun  rumah sakit dengan  biaya yang sama.   ‘’Karena peraturan bupati  sudah ada.   Jadi biaya sama. Mau di puskesmas   atau rumah sakit daerah  biayanya sama,’’ jelasnya. 

   Sementara     jika rapid test  tersebut dilakukan di klinik  swasta,   Nevile Muskita menjelaskan bahwa   harga ditentukan  oleh  klinik yang  bersangkutan. ‘’Kalau    melakukan rapid  di klinik  swasta, tentunya  harga ditentukan  oleh  klinik yang  bersangkutan. Kemungkinan   harga   lebih  mahal,’’  terangnya.    

   Nevile juga menjelaskan bahwa  dengan    rencana adanya   jadwal penerbangan yang  akan segera masuk ke   Merauke,    pelaku  perjalanan yang  melakukan rapid tersebut  sudah  cukup  banyak. “Tapi,  rapid test  ini hanya berlaku   untuk 3 hari. Kalau  tiket  belum ok  sebaiknya    tunda rapid  dulu. Jangan sampai sudah rapid  sementara   tiket   belum ok sehingga   hasil  rapidnya tidak  berlaku     lebih dari 3  hari,” tambahnya. (ulo/tri)    

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

13 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

13 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

14 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

14 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

15 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

15 hours ago