

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT saat memberikan keterangan kepada wartawan, kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT, memastikan stuasi keamanan dan ketertiban di Merauke kembali aman terkendali.
‘’Pada kesempatan ini, saya bupati Merauke bersama wakil bupati dan Sekda Merauke, ingin menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas di Merauke yang didukung langsung Kapolres Merauke dan jajarannya, Dandim dan jajarannya bahkan didukung Danlantamal dan Danrem 174/ATW serta semua aparat TNI dan Polri yang bertugas di Meruake, pada dasarnya situasi di Merauke saat ini terkendali,’’ tandas bupati Romanus Mbaraka kepada wartawan, di Kantor Bupati Merauke, Rabu (23/8).
Karena situasi Kamtibmas yang aman dan terkendali tersebut, lanjut Bupati Romanus maka masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti hari biasa. Menurutnya, jika ada hal-hal yang terjadi sebelumnya yang sempat menjadi keresahan masyarakat, TNI dan Polri sudah menanganinya dengan baik.
‘’Mengapa terjadi seperti itu juga sudah ada solusi dan jalan keluarnya. Saya bupati Merauke menyampaikan kepada masyarakat, mari kita melakukan aktivitas seperti biasa dengan mengisi pembangunan dengan hal-hal positif. Tapi juga kita menjaga lingkungan masing-masing. RT, Lurah, kepala kampung, kepada distrik, Babinsa, Babhinkamtibas, Polsek, Koramil dan semua untuk memperhatikan keamanan dan ketertiban rakyat. Karena daerah ini aman tergantung dari rakyat, TNI dan Polri serta institusi pemerintah,’’ terangnya.
Bupati Romanus juga meminta dukungan dari pihak gereja, alim ulama dalam menenangkan umat agar semua bisa berjalan.
Diketahui, adanya kejadian penganiayaan berat yang terjadi dalam satu malam pada 16 Agustus 2023 dimana satu korban ditikam dan meninggal lalu satu korban lainnya ditebas dengan parang membuat tangan kanannya putus, membuat warga Kota Merauke mulai was-was saat keluar di malam hari. (ulo/tho)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…