

Robert Mahuze dan Dominga Basik-Basik, warga Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. ( foto: Narun for Cepos)
Robert Mahuze dan Dominga Basik-Basik, warga Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. ( foto: Narun for Cepos)
MERAUKE– Pelayanan yang diberikan oleh bidan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Merauke, dikeluhkan oleh warga setempat. Robert Mahuze dan Domingga Basik-Basik, warga Kondo saat ditemui di Merauke, meminta agar bidan yang sudah bertugas selama kurang lebih 3 bulan di Puskesmas Pembantu Kampung Kondo segera ditarik.
Alasannya, bidan yang ditugaskan sekarang di Kampung Kondo meminta imbalan dibawakan atap daun jika masyarakat datang berobat kepada yang bersangkutan. ‘’Kalau tidak membawa atap daun, tidak dilayani,’’ katanya.
Atap daun tersebut, lanjut dia akan digunakan yang bersangkutan untuk buat kios di Kondo. Hal sama disampaikan Domingga Basik-Basik yang merupakan kader pembantu Pustu Kondo mengaku, bidan yang bersangkutan kurang menghargai pasien dan masyarakat.
Menurutnya, jika ada masyarakat yang datang berobat malam, bidan yang bersangkutan marah-marah, kenapa malam baru datang berobat. ‘’Dia suruh kita makan obat daun-daunan dulu. Padahal Pustu sebenarnya bisa buka 1 x 24 jam,’’ jelasnya.
Domingga menjelaskan, pelayanan yang diberikan sangat berbeda dengan pelayanan yang diberikan oleh mantri sebelumnya yang sudah dipindahkan dari Kondo. (ulo/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…