

Stadion Katalpal, tempat pelaksanaan pertandingan sepak bola wanita PON XX tahun 2021 lalu.
MERAUKE – Dua venue yang dibangun dalam rangka PON XX, sampai saat ini belum diketahui pengelolaanya seperti apa. Kedua venue yang dimaksud adalah Sirkuit Bermotor di Kebun Coklat (Keco) Tanah Miring dan Stadion Katalpal Merauke. Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merauke Ruslan Ramli, SE, M.Si mengungkapkan, untuk sirkuit bermotor di Keco ,ada pemikiran untuk pengelolaannya diserahkan ke pihak ketiga.
Lanjut Ruslan Ramli, jika pemerintah yang memelihara maka yang menjadi pertanyaannya, siapa yang akan mengelolanya. Paling tidak ada pihak yang menjaga aset tersebut sehingga tidak cepat rusak.
‘’Dinas Pemuda Olahraga dan pak bupati sudah arahkan kira-kira bagaimana pengelolaannya ke depan. Apakah itu diserahkan ke KONI atau Dispora. Tapi paling tidak harus ada pemeliharannya,’’ terangnya.
Sekda menjelaskan, saat peninjauan stadion Katalpal dan Sirkuit Bermotor sebelum PON digelar, Ketua KONI Pusat mengingatkan jangan hanya pada saat PON saja. Tapi, diharapkan dengan adanya stadion presentatif itu akan tumbuh bibit-bibit pesepak bola yang mempunyai prestasi yang membanggakan, baik untuk sepakbola putra maupun putri di tingkat klub seperti Persipura maupun di tingkat nasional dalam hal ini Timnas.(ulo/tho)
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…