Categories: MERAUKE

Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Unmus Ditangkap

Salah satu tersangka  pembunuhan Mahasiswa Unmus  Merauke  saat dimintai keterangan  oleh penyidik  Reserse Kriminal  Polres  Merauke, Selasa (22/10). ( FOTO : Sulo/Cepos   )

MERAUKE- Pelaku   pembunuhan  terhadap Rasul Habibi (22), mahasiswa  Universitas Musamus  Merauke  yang tewas ditikam di  depan kuburan umum Yobar  Merauke,   Rabu (16/10) lalu akhirnya berhasil  diringkus  Tim Khusus  Rajawali  Polres Merauke. 

    Kapolres    Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH  melalui Kasubag Humas AKP Suhardi, kepada wartawan  mengungkapkan  bahwa  pelaku  pembunuhan   tersebut sebanyak 2 orang  masing-masing   berinisial LTA (19) dan YJT  (19).  Untuk   tersangka  LTA  berhasil ditangkap  di sekitar Pelabuhan  Kondap Kelapa Lima Merauke  pada Minggu (20/10).  

  LTA  saat itu hendak naik  kapal untuk  berusaha  kabur  menuju Kepi, Kabupaten Mappi. Namun sebelum  kabur menggunakan  kapal, tersangka terlebih dahulu berhasil   ditangkap.  

  Sedangkan    YJT ditangkap di sekitar rumahnya,  Jalan Arafura Yobar   atau  tak jauh dari Tempat  Kejadian Perkara, Selasa (22/10), kemarin. Saat penangkapan      tersebut, keduanya  tidak melakukan perlawanan. 

  ‘’Setelah  melalui penyelidikan  di lapangan, akhirnya kedua   tersangka  tersebut berhasil  diringkus  oleh Tim  Khusus  Rajawali,’’ tandas Kasubag Humas. 

  Menyangkut  kronologi  kejadiannya, Kasubag  Suhardi   mengaku bahwa  sementara  ini masih   dalam pemeriksaan kedua   pelaku yang  telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut.   Namun demikian, kedua    tersangka  dijerat dengan Pasal 365  KUHP yakni  pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan   korban meninggal  dunia  dengan ancaman   hukuman  20 tahun  penjara.

   Kasubbag humas menjelaskan, bahwa   kedua tersangka  dijerat dengan Pasal Pencurian dengan kekerasan   karena  barang-barang  milik korban diambil  para tersangka   berupa HP merk Samsung dan 1 buah dompet kulit  warna hitam. 

   Sementara    itu, salah satu    pelaku  yang tinggal di Kurik saat dimintai keterangan   oleh penyidik  kemarin mengaku  bahwa sebenarnya kedatangannya ke Merauke  untuk jalan-jalan. ‘’Kami ada 6 orang   jalan  sama-sama waktu itu,’’ katanya. Namun     yang bersangkutan   mengelak sebagai salah satu  pelaku  pembunuhan  tersebut dan hanya menunjuk salah satu  temannya   itu.  

    Seperti diketahui, kasus pembunuhan ini terjadi saat  korban  dalam perjalanan dari rumahnya,  Binaloka Menara Lampu Satu Merauke  menuju  Kampus Unmus  Merauke melalui jalan Arafura dengan menggunakan sepeda motor. Namun sampai di  sekitar kuburan umum Yobar   Merauke, korban dihadang  kemudian  ditikam  dengan menggunakan  pisau   menyebabkan korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

2 days ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

2 days ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

2 days ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

2 days ago