

MERAUKE-Adaptasi kebiasaan baru yang diterapkan pemerintah tampaknya mulai berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Salah satunya pengiriman kayu Gaharu dari Merauke yang mengalami peningkatan. Dimana, Rabu (22/07) kemarin, pejabat Karantina Pertanian Merauke melakukan pemeriksaan gaharu yang akan dikirimkan ke Jakarta.
“Ada dua permohonan gaharu, dari CV. PL dan CV. S yang menjadi pengguna jasa rutin untuk gaharu,” ujar Abdul Rasyid, pejabat Karantina Pertanian Merauke yang bertugas, kemarin.
Kayu gaharu diperiksa baik fisik, maupun kebenaran jumlah dan kelengkapan dokumen yang dipersayaratkan, seperti SATS-DN dari kantor BKSDA. “Total sebanyak 2.711 kg yang dikemas dalam 124 koli dengan nilai total mencapai Rp 957 juta,” tambahnya.
Begitu pemeriksaan selesai dilakukan, diterbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan antar area dan gaharu siap diterbangkan menuju Jakarta. “Gaharu yang dikirim, digunakan sebagai bahan bangunan, bahan baku parfum, kemenyan, dupa, dan banyak lagi,” tutupnya.
Untuk diketahui, kayu gaharu merupakan komoditas potensial yang bernilai tinggi, seiring dengan tingginya permintaan pasar. “Mari, laporkan kepada pejabat karantina bila ingin melalulintaskan komoditas baik hewan maupun tumbuhan,” tambahnya. (ulo/tri)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…
Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…