Mengetahui adanya permasalahan tersebut, Wakil Gubernur meminta pencaker untuk bersabar karena tidak bisa final dalam sehari untuk diselesaikan. Dikatakan, pihaknya merasa perlu untuk mengagendakan pembahasan permasalahan itu dengan instansi terkait, termasuk menghadirkan Majelis Rakyat Papua Selatan.
Wagub menegaskan, masalah tersebut bukan persoalan sepele. Mengingat, kata Imadawa, seleksi CPNS kali ini menjadi seleksi pertama yang dilangsungkan Pemprov Papua Selatan dan dianggap sebagai pondasi awal yang harus berjalan dengan baik, transparan, dan profesional.
“Kalau ini dibiarkan kita akan lebih rugi. Seleksi CPNS pertama di Papua Selatan harus berjalan baik, kalau pertama saja sudah salah kita akan salah terus, sebagai dasar harus benar-benar dilaksanakan dengan baik sehingga kedepan akan benar,” tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…