

MERAUKE- Meski Pemerintah Provinsi Papua tidak memperbolehkan pelaksanaan Idul Fitri (Ied) di masjid di tengah pandemi Covid-19 saat ini apalagi di lapangan yang melibatkan banyak orang, namun Pemerintah Kabupaten Merauke memperbolehkan pelaksanaan salat Idul Fitri tersebut dapat dilaksanakan di masjid. Namun pelaksanaan Ied di masjid tersebut hanya dapat dilaksanakan di luar Distrik Merauke.
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Merauke Bararuddin Lahati, mengungkapkan bahwa sempat ada multitafsir terkait maklumat dari MUI tersebut.
Intinya, lanjut Baharuddin Lahati, untuk Umat Islam yang ada di Distrik Merauke, salat Idul Fitri dilaksanakan dari rumah. Begitu juga takbir yang biasanya dilakukan dengan keliling Kota Merauke tetap dapat dilaksanakan dari rumah. Sementara untuk Distrik Kimaam dan pemekarannya, Distrik Okaba dan pemekarannya, pelaksanaan Ied dapat dilaksanakan seperti biasa. “Sedangkan untuk Distrik Semangga, Tanah Miring, Kurik, Malind, Animha, Jagebob, Muting, Ulilin, Elokobel, Sota dan Naukenjerai, salat Ied dapat dilakukan di masjid dengan memperhatikan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, menggunakan masker, membawa sajadah dari rumah masing-masing dan tidak ada salaman.
Untuk silaturahmi dengan cara mengunjungi dari rumah ke rumah, menurut Baharuddin Lahati, tidak diperbolehkan. Tapi silaturahmi tetap bisa dilakukan dengan menggunakan alat komunikasi yang ada saat ini baik lewat WA, SMS, video call dan sebagainya. Namun untuk Distrik Kimaam dan pemekarannya, Okaba dan pemekarannya tambah Baharuddin Lahati, silaturahmi dapat dilakukan seperti biasa dengan saling mengunjungi antara satu dengan lainnya. (ulo/tri)
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…