Categories: MERAUKE

Puluhan Juta Dipindahbukukan, Nasabah Lapor Polisi

Fitr Ermawatii, salah satu nasabah bank BRI saat mendatangi SPKT Polres Merauke dan melaporkan pihak BRI  Merauke, Selasa (19/3). ( FOTO : Sulo/Cenderawasih Pos )

MERAUKE-Fitri Ermawati (31), warga Yobar-Kelurahan  Samkai Merauke melaporkan pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI)  Cabang Merauke ke pihak Kepolisian Resor Merauke lantaran diduga melakukan pemindahbukuan  uang puluhan juta rupiah korban kepada rekening nasabah BRI lainnya  tanpa persetujuan   yang bersangkutan. 

     Laporan    tersebut dibuat  Fitri Ermawati   dengan mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Merauke  Selasa (19/3) sekitar pukul 09.00  WIT.   Saat melapor, korban  didampingi Ketua RT 19, Kelurahan  Samkai Merauke.    Kepada polisi   yang menerima laporan,  Fitri Ermawati mengaku bahwa uang  miliknya sebesar Rp 45 juta yang ada di dalam rekening pribadinya  itu telah dipindahbukukan  oleh pihak  bank  ke rekening nasabah BRI lainnya pada Jumat (22/2) lalu sekitar  pukul 23.00  WIT   tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari  dirinya selaku pemilik  rekening. 

  Ia baru mengetahui pemindahbukuan  itu, saat mau belanja dan menuju ke ATM bank  untuk menarik uang. Tapi ternyata, uang yang tersisa di dalam    rekeningnya tersebut tinggal Rp 700 ribu. 

  “Saya benar-benar sempat shock   ketika mengetahui uang   yang ada di rekening saya  tinggal  Rp 700 ribu rupiah,’’ kata  Fitri  sambil menunjukan koran rekening   yang telah diprint dari pihak bank kepada  petugas kepolisian  yang menerima  laporan  tersebut. Saat kejadian  itu,  sambung Fitri Ermawati, dirinya  sedang berlibur di Bali, sehingga baru melaporkan kasus    ini saat  balik ke Merauke.  

    Sementara itu, Kepala   BRI Cabang Merauke Fransiskus Kristianto yang dihubungi media  ini lewat telpon selulernya  untuk konfirmasi terkait laporan  salah satu  nasabahnya ke Polisi tersebut mengaku sedang  melayat.   ‘’Saya sedang melayat,’’ katanya sambil menyampaikan jika dirinya belum mengetahui soal kasus tersebut.  

  Bahkan Frans balik bertanya mengapa korban mengadu ke polisi lebih dulu sebelum ke  pihak bank. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

BPKP Minta Pemprov Papua Antisipasi Risiko Sebelum Jadi Masalah

  Koordinator Pengawasan Akuntabilitas Pemda Wilayah I BPKP Provinsi Papua, Hendro Wibowo mengatakan, manajemen risiko…

1 hour ago

Wali Kota Ajak IKEMAL Perkuat “Satu Gandong”

  Pesan tersebut sejalan dengan harapan Ketua IKEMAL Kota Jayapura, Piter Kainama, yang mengajak seluruh…

2 hours ago

BPBD Jayawijaya Ingatkan Warga, Ada 11 Titik Panas di Beberapa Wilayah

Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun…

5 hours ago

Capek dan Kurang Tidur, Ratusan Warga Antre Untuk Pijat Refleksi

   Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua memberikan layanan pijat kepada warga terdampak kebakaran…

6 hours ago

Masyarakatnya Ramah, Minta Warisan Leluhur Seni dan Budaya Tetap Dijaga

Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…

7 hours ago

147 Ribu Pengunjung dan Rp1.2 Miliar Berputar di Khalkote

Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…

8 hours ago