‘’Kalau itu Tomat atau buah-buahan, bisa jadi busuk sampai di Merauke. Atau kalau pakan ternak, maka bisa terjadi kelangkaan di Merauke,’’ katanya.
Diapun berharap, pemerintah bersama stakeholder bisa segera mengambil langkah-langkah eksekusi untuk mencari solusi sehingga bongkar muat barang di Pelabuhan Merauke tidak semakin parah.
‘’Kami sendiri sudah 2 kali minta dan melakukan RDP dengan DPRP Papua Selatan. Termasuk bertemu dengan pemerintah provinsi dan kabupaten, tapi sampai sekarang ini eksekusinya belum ada. Kalau ini terus dibiarkan maka akan semakin memperparah bongkar muat barang. Harus ada Depo II di luar terminal yang ada sekarang,’’ terangnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…