Soal dana operasional koperasi merah putih yang dibentuk tersebut, Erick Rumlus menjelaskan bahwa sesuai petunjuk tehnis dari Kementrian Koperasi kerja sama dengan Kementrian PDT, dana operasional maupun dana awal koperasi dapat diambil dari pinjaman dana kampung dengan kisaran antara Rp 1- 5 miliar.
‘’Namanya pinjaman, maka dana itu akan dikembalikan ke kampung. Kampung bisa meminjam untuk koperasi merah putih sesuai dengan kebutuhan yang besarannya antara Rp 1-5 miliar. Tapi, tidak sekaligus. Mungkin pertahunnya mereka ambil pinjaman Rp 200 juta,’’ katanya.
Bagaimana dengan kampung yang sudah memiliki Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam). Erick Rumlus menjelaskan bahwa seusai dengan petunjuk tehnis jika kampung sudah memiliki Bumkam, maka koperasi merah putih tetap didirikan.
‘’Tapi akan melihat Bumkam ini dalam bidang usaha apa, sehingga keberadaan koperasi ini tidak boleh mengganggu usaha Bumkam,’’ tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…
Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…
enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…