

Ibu-ibu bhayangkari Polres Merauke saat mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Kamis (17/6) kemarin. ( FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE- Setelah vaksinasi beberapa waktu lalu, sejumlah personel Polres Merauke yang belum menerima Vaksin Covid-19. Pemberian vaksinasi ini dilakukan langsung oleh Klinik Dokter dan Kesehatan (Dokkes) Polres Merauke. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M. Hum melalui Paurdokkes Bag Sumda Polres Merauke dr. Rahmadani menjelaskan bahwa vaksinasi massal yang dilakukan ini dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.
“Ini merupakan vaksinasi dosis pertama. Namun sebelum vaksinasi dilakukan, terlebih dahulu kita melakukan screening penyakit tidak menular dengan mengukur tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, mengecek kolesterol, asam urat dan GDS calon penerima vaksin,” katanya.
Vaksin yang disuntikan tersebut adalah merk Sinovac dari Tingkok. Dikatakan, bahwa pada hari pertama, mendaftar sebanyak 120 orang namun 17 diantaranya terpaksa ditunda dengan hasil hipertensi 3 orang, diabetes 7 orang, riwayat asma 2 orang, kelainan darah ditambah pengobatan TBC 1 orang, kolik abdomen 1 orang, ragu-ragu 2 orang, tidak bisa di vaksin 1 orang dengan Asma Persisten.
“Sehingga total yang dapat divaksin dosis 1 sebanyak 101 orang yang terdiri dari anggota Polri sebanyak 13 orang, Ibu Bhayangkari sebanyak 86 orang, anak Polisi 2 orang,” terangnya.
Sementara untuk vaksin hari kedua, Kamis (17/6) merupakan lanjutan personel dan keluarga anggota Polres Merauke yang belum vaksin. “Untuk jumlahnya kita belum hitung karena masih sedang berjalan,” tambahnya. (ulo/tri)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…