

Direktur RSUD Merauke dr. Yenny Mahuze
MERAUKE-Masyarakat Merauke mengeluhkan pengambilan nomor antrean pelayanan poliklinik khususnya untuk pasien penyakit dalam. Pasalnya, nomor antrean tersebut sudah habis sebelum pelayanan setiap harinya dimulai.
Direktur RSUD Merauke dr. Yenny Manhuze mengaku pihaknya sedang melakukan evaluasi terkait dengan keluhan masyarakat Merauke tersebut. “Kita sedang rapat melakukan evaluasi terhadap masalah nomor antrean ini. Rencananya akan akan diubah, dimana antrean akan diberikan mulai pukul 06.00 WIT pagi dan dilayani di bagian depan. Rencananya akan kita mulai Senin depan (hari ini,red),’’ kata dr. Yenny Mahuze dihubungi Cenderawasih Pos.
Yenny Mahuze menjelaskan bahwa pendaftaran dan pemberian nomor antrean tersebut sebenarnya dimulai pukul 06.00 WIT, tapi yang terjadi masyarakat datang antre mendaftar dan menunggu untuk mendapatkan nomor antrean dari pukul 02.00 WIT dini hari. Sehingga ketika ada yang terlambat datang terutama yang kemungkinan rumahnya jauh dari rumah sakit tidak mendapatkan nomor antrean untuk pelayanan.
Yenny Mahuze menjelaskan bahwa karena masih pandemic, sehingga jumlah pasien yang dilayani setiap harinya masih dibatasi. Dimana setiap dokter spesialis penyakit dalam hanya bisa melayani 20 pasien setiap harinya. “Karena hanya 3 dokter spesialis penyakit dalam yang kita punya, maka nomor antrean yang disediakan setiap harinya, hanya untuk 60 pasien,” terangnya. (ulo/tri)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…