Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT, dan Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementrian LHK Republik Indonesia, Dr. Bambang Hendroyono, MM, saat meninjau hasil kerajinan masyarakat di sela-sela rapat kerja Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ekoregion Papua, di Swiss belhotel Merauke, Kamis (10/8), kemarin. (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) siap mengawal pembangunan di 4 DOB Provinsi yakni Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.
Hal tersebut disampaikan Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementrian LHK Republik Indonesia Dr. Bambang Hendroyono, MM pada pembukaan rapat kerja Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ekoregion Papua, di swiss belhotel Merauke, Kamis (10/8).
Menurutnya, yang dikedepankan sekarang ini adalah bagaimana menjamin keberlanjutan pembangunan dan berwawasan lingkungan.
‘’Kita akan kawal landscape daratan dan perairan. Ini yang kita integrasikan dalam sebuah program. Dimana ada 3 program yang kita kawal dan harus terintegrasi yakni pembangunan hutan berkelanjutan, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanganan ketahanan bencana dan perubahan iklim,”ungkapnya.
Dalam rapat kerja tersebut, lanjut Bambang, yang paling utama ditekankan seluruh pimpnan yang punya tugas menangani perlindungan dan pengolahan lingkungan hidup harus memahami aspek regulasi, aspek teknis dan aspek manajemen.
‘’Kita juga mengedepankan leadership yang menjadi salah satu dalam membangun lingkungan hidup khususnya di sektor kehutanan dan sektor lain sehingga kita akan menjamin 3 hal tata kelola yakni tata kelola pembangunan hutan berkelanjutan, tata kelola lingkungan dan tata kelola karbon,”bebernya.
Sementara itu, Pj Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT, saat membuka rapat kerja tersebut, meminta agar sumber daya alam yang ada harus dikelola dengan baik untuk memberikan keberlanjutan bagi anak cucu kedepan.
Sebab, sumber daya alam yang ada ini bukan warisan tapi menjadi titipan yang harus dikelola secara baik dan berkelanjutan untuk keberlangsungan manusia, alam dan lingkungan kedepan. Karena jika tidak dijaga dan dikelola dengan baik maka alam dan lingkungan hidup yang ada sekarang akan rusak dan tidak ada yang diwariskan untuk masa depan anak cucu. (ulo/tho)
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…
Menurut Alberth, pemasangan CCTV tidak hanya dibutuhkan di kawasan Ring Road, tetapi juga di seluruh…
Proses serah terima hingga pemakaman difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura. Rangkaian kegiatan…
AKP Putut mengatakan bahwa saksi yang diperiksa diantaranya adalah pemilik bengkel serta teman-teman korban. Selain…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH menyatakan suburnya pembudidayaan ganja dan…
Setiap penumpang yang memiliki tiket, baik penumpang dengan fasilitas seat maupun non-seat secara otomatis mendapatkan…